Cara Mudah Membuat Upload File Website

Fitur upload adalah fitur yang sering digunakan untuk pengguna dalam mengupload file kesebuah web server baik menggunakan website ataupun aplikasi lain. Fitur ini sering kamu temukan pada website-website yang memiliki akun seperti facebook, twitter dan lain-lain. Saya sering mendapat pertanyaan dari teman-teman saya mengenai cara mudah membuat upload file website, karena banyak dari mereka sering mengalami kegagalan saat membuatnya. Kegagalan upload ini terjadi karena beberapa faktor seperti kurangnya atribut form  enctype=”multipart/form-data” atau salahnya program upload dalam PHP. Pada artikel kali ini saya akan menunjukan bagaimana cara melakukan upload yang paling sederhana menggunakan metode atau fungsi versi icaksama.com.

icaksama membuat upload file website

Membuat Upload File Website

Perhatikan program form di bawah ini :

<form action="demo.php" method="POST" enctype="multipart/form-data">
  <input type="file" name="audiofile" accept="audio/*">
  <input type="submit">
</form>

Program diatas adalah form upload khusus untuk memilih jenis file bertipe audio. Kenapa ? Silahkan baca alasannya Cara Membatasi Jenis File UploadCoba kamu perhatikan pada bagian  enctype=”multipart/form-data”, bagian tersebut wajib dimasukan jika form memiliki inputan bertipe file atau tag input untuk mengupload file. Program di atas adalah program dalam sisi client (HTML), lalu bagaimana program dalam sisi server (PHP). Mari simak penjelasan di bawah.

Method Upload

Program dibawah ini adalah fungsi atau method versi icaksama.com yang digunakan untuk mengupload file secara mudah. Method ini saya beri nama filesUpload.  Method ini dilengkapi dengan perubahan nama file berdasarkan tanggal dan waktu upload file. Jadi akan sedikit menyulitkan hacker dalam mencari nama file yang di upload. Perhatikan program dibawah ini :

function filesUpload($postfile, $folder) {
  $namafile = $postfile;
  $namafile_name = $namafile['name'];
  $a = date('his');
  move_uploaded_file($namafile['tmp_name'], "$folder/$namafile_name");
  $namafile1 = "$namafile_name-$a." . getFileExtention($namafile_name);
  rename("$folder/$namafile_name", "$folder/$namafile1");
  return $namafile1;
}

Metode diatas digunakan saja pada saat akan melakukan upload file. Berikut cara penggunaanya :

$file = filesUpload($_FILES['audiofile'], "folderaudio");

Pemanggilan method filesUpload akan mengupload dan merename lalu mengembalikan nama file yang di upload sebelum dimasukan pada variabel $file. Jadi variabel $file telah berisi nama file yang di upload, tinggal dimanfaatkan saja untuk dimasukan dalam Query atau proses lainnya. Lalu dimana lokasi file yang di upload ? Perhatikan parameter kedua dari method filesUpload, parameter tersebut menunjukan folder tujuan untuk lokasi file yang diupload. Jadi buatlah folder tersebut terlebih dahulu. Baca artikel selanjutnya tentang Cara Aman Membuat Upload File GambarDemikian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat 🙂

Ayo! Segera daftarkan email kamu untuk berlangganan!

Leave a comment