Jadi Programmer Tidak Harus Pintar, Ini Caranya !

Banyak orang beranggapan bahwa untuk menjadi seorang programmer haruslah memiliki otak yang cerdas. Apa itu benar ? Tidak! saya buktinya. Dalam artikel ini saya akan bercerita tentang awal mula saya melangkah ke dunia program dari orang yang NOL BESAR sampai akhirnya menjadi NOL KECIL seperti sekarang :p Bukan karena saya memakan abu buku dari buku pemrograman yang dibakar, bukan pula karena ada guru yang setia di samping saya sehingga bisa bertanya apapun dan kapanpun serta bukan pula makanan yang super bergizi sehingga otak saya mampu menampung banyak baris program. Semua tegantung pada niat, usaha, dan tindakan yang terus dilakukan. Mari simak bagaimana perjalanan saya menjadi programmer.

Dulu saya bukanlah orang yang pandai dalam dunia komputer, saya berasal dari SMA bukan SMK yang tentunya kamu tau di SMA tidak ada pelajaran komputer, kalaupun ada itu hanya mempelajari Ms. Office atau Paint. 4 tahun saya duduk di bangku SMA, kenapa 4 tahun ? 1 tahun tidak naik kelas :p .Pada hari kelulusan saya melihat hasil peringkat selama 4 tahun saya sekolah di SMA dan tahukah kamu, ternyata saya mendapat peringkat 2 berturut-turut selama 3 tahun. Luar biasa bukan ? Ya! peringkat 2 dari bawah :p dari sekitar 400 siswa, saya peringkat 2 terbawah dan berhasil saya pegang selama 3 tahun. Sungguh tragis, dan apa itu yang dinamakan pintar ? Tidak!

icaksama programmer tidak perlu pintar bgt

Pendidikan SMA sudah saya selesaikan, dan akhirnya saya masuk ke bangku perkuliahan di STMIK AMIKOM Purwokerto. Sebuah kampus cabang dari STMIK AMIKOM Yogyakarta. Diperkuliahan, saya tinggal di tempat kos yang dihuni 8 mahasiswa termasuk saya. Dari apa yang saya lihat, teman satu kos saya sangat mahir dalam hal komputer karena memang kebanyakan dari teman satu kos saya berasal dari SMK jurusan RPL. Kamu pasti tau apa yang saya rasakan, seakan menjadi orang terbodoh di jurusan komputer saat itu. hehe

Hal tersebut membuat saya sangat frustasi. Mau jadi apa ? Apa lulus kuliah mau jualan baso ? Tidak!
Kondisi ini membuat saya berfikir untuk menembus titik adrenalin yang belum pernah saya capai. Setiap dikirim uang kos bulanan pasti selalu habis dalam satu hari sehingga mungkin dalam satu bulan bisa habis sekitar 3 juta. Kenapa habis ? saya gunakan untuk membeli buku, buku yang tidak penting sekalipun asal terdapat tulisan komputer dan pemrograman pasti saya beli. Apa saya dimarahi orang tua karena uang cepat habis ? Ya Tentu! tapi hal ini tetap saya lakukan hingga akhirnya saya merasakan apa yang namanya kecanduan buku. Saya tidak pernah pulang membawa tangan kosong setiap kali dari toko buku biarpun saya tidak punya uang tapi saya pasti akan meminjam teman saya untuk membeli buku yang saya mau. True Story!

Buku di Perpustakan mungkin sudah saya baca semua tapi hanya untuk buku pemrograman Java. Selama hampir 4 tahun saya seakan hidup dalam isolasi dimana selama tidak ada kepentingan kuliah pasti saya akan tetap di depan komputer hingga pagi. Saya tahu, setiap orang tidak ada yang mau melakukan seperti apa yang saya lakukan. Siapa yang mau melakukan hal ini ? Kamu pasti tidak mau bukan ? Begitu juga dengan saya. Saya tidak menginginkan hal ini, tapi impian dan harapan yang mungkin terlalu tinggi membuat saya harus melakukannya. Setiap orang ingin sukses bukan ? Kamu ingin ? Silahkan tanya seperti apa perjuangan orang-orang sukses sebelum mereka meraih kesuksesan. Apa seperti saya ? Apa seperti kamu ? Tidak! usaha mereka pasti lebih keras dari pada yang saya lakukan selama ini.

Dan akhirnya sampai pada titik sekarang, saya mampu menjadi programmer biarpun bukan master tapi saya mampu menguasai beberapa bahasa pemrograman yang sekarang bisa kamu lihat pada menu di website icaksama.com. Itulah keahlian saya 🙂 Percayakah kamu ? Banyak kejuaraan sudah berhasil saya raih mulai dari tingkat regional, nasional hingga internasional. Bukan maksud saya pamer, tapi kamu pun pasti bisa melakukannya karena tidak ada yang tidak mungkin 🙂 Kecuali jika kamu memiliki peringkat terbawah satu angkatan di SMA, itu mungkin susah untuk kamu raih hehehe 🙂 Tapi tidak, tetap perjuangkan 🙂

Saya membagi pengalaman ini hanya ingin menunjukan bahwa untuk menjadi seorang programmer atau menjadi apapun yang kamu mau bukanlah terletak pada kecerdasan melainkan pada tekad dan kemauan serta tindakan yang terus dilakukan. Kita sudah tau tujuannya, kita sudah tau caranya, hanya satu yang harus kamu lakukan yaitu tindakan yang harus kamu lakukan secara continue. Semoga kisah saya dapat menjadi motifasi buat kalian semua yang membaca artikel ini. Salam Programmer 🙂

Ayo! Segera daftarkan email kamu untuk berlangganan!

Comments (1)

kisahmu sungguh menginspirasi mas brooo .. (y)

Leave a comment