Penggunaan Instansiasi Java

Instansiasi adalah pembuatan object dari sebuah kelas. Pembuatan object tersebut digunakan untuk mengakses isi sebuah kelas. Ini adalah teknik OOP dasar yang wajib kamu pahami, tanpa pemahaman ini kamu tidak mengerti seperti apa OOP dalam java. Dengan instansiasi kita diijinkan untuk mengakses kelas lain dengan aturan modifier yang bisa kamu baca pada artikel Penjelasan Modifier JavaMenurut saya penguasaan OOP adalah penguasaan yang bisa dianggap kamu telah menjadi seorang programmer. Instaniasi juga memiliki berberapa aturan. Mari simak seperti apa instansiasi dalam java.

Penggunaan instansiasi java

Contoh Instansiasi java

Berikut adalah format penulisan instansiasi dalam java :

NamaKelas ObjectKelas = new NamaKelas();

Langsung saja saya tunjukan contoh programnya! Namun sebelum mulai pada tutorial ini silahkan kamu baca terlebih dahulu Penjelasan Method Java

Terdapat satu kelas dengan nama Siswa.java dalam package yang berbeda dengan kelas utama yang memiliki program sebagai berikut :

public class KelasUtama {
 public static void main(String[] args) {
  // TODO code application logic here
  Anak objAnak = new Anak();
  objAnak.setIbu("Ibu Saya");
  objAnak.setAyah("Ayah Saya");
 }
}

Kelas diatas memiliki attribut/variabel Nama dan NIS serta memiliki method set dan get untuk mengisi dan mendapatkan attribut kelas tersebut. Method set seperti setNIS digunakan untuk mengisi variabel NIS yang bertipe String sedangkan get seperti getNIS digunakan untuk mendapatkan nilai dari variabel NIS. Eitz! ada yang aneh, dari program diatas terdapat penggunaan kata this, silahkan bagi kamu yang belum paham bisa membaca artikel berikut Maksud Kata this dalam Java

Kemudian terdapat satu kelas utama dengan nama KelasUtama.java, Kelas inilah yang pertama kali di eksekusi. Kelas ini digunakan untuk mengakses program di dalam kelas Siswa.java dengan teknik insatansiasi. Berikut adalah program dalam KelasUtama.java :

package icaksama.com;
import icaksama.com.util.Siswa;
public class KelasUtama {

 public static void main(String[] args) {
  Siswa objectSiswa = new Siswa();
  objectSiswa.setNIS("12345");
  objectSiswa.setNama("Icaksama");
  System.out.println("NIS : " + objectSiswa.getNIS());
  System.out.println("Nama : " + objectSiswa.getNama());
 }
}

Hasil eksekusi kelas diatas akan menghasilkan output sebagai berikut :

NIS : 12345
Nama : Icaksama

Seperti yang ditulis pada program diatas set digunakan untuk mengisi variabel sedangkan get digunakan untuk mendapatkan nilai variabel. Untuk itu program harus dipanggil set terlebih dahulu sebelum dipanggil get. Sebagai contoh, perthatikan program dibawah ini :

package icaksama.com;
import icaksama.com.util.Siswa;
public class KelasUtama {

 public static void main(String[] args) {
  Siswa objectSiswa = new Siswa();
  System.out.println("NIS : " + objectSiswa.getNIS());
  objectSiswa.setNIS("12345");
  objectSiswa.setNama("Icaksama");
  System.out.println("Nama : " + objectSiswa.getNama());
 }
}

Saat program diatas dijalankan maka akan menghasilkan output :

NIS :
Nama : Icaksama

Bisa kamu lihat bahwa output NIS kosong. Ini membuktikan bahwa pemanggilan method get tidak merespon sebuah nilai balik dari variabel NIS karena melakukan proses get terlebih dahulu sebelum proses set. Perlu diingat! Kita dapat memakai variabel atau method dalam suatu kelas jika kita telah melukan instansiasi kelas tersebut. Jadi kesimpulannya, Instansiasi adalah pintu untuk meminta ijin agar dapat mengakses isi kelas lain. Demikian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat 🙂

Ayo! Segera daftarkan email kamu untuk berlangganan!

Leave a comment