Contoh Program If Pada Java

Fungsi if adalah fungsi yang paling sering digunakan dalam dunia pemrograman. Program if pada java dapat mengeksekusi baris program hanya jika kondisi bernilai true/benar. Dalam dunia pemrograman, fungsi if sering digunakan untuk membuat sistem pengambilan keputusan. Ini adalah fungsi yang wajib kamu hafal di luar kepala karena fungsi if sangat sering digunakan dalam berbagai kasus program bahkan bisa dikatakan fungsi if wajib ada dalam sebuah program yang komplek. Fungsi if memanfaatkan operasi logika dimana operasi logika tersebut yang menentukan program di dalam fungsi if akan di eksekusi atau tidak. Terdapat beberapa bentuk dan aturan dari fungsi if dan sebagai programmer kamu harus mengerti masing-masing bentuk dan aturan tersebut. Mari simak seperti apa fungsi if itu sebenarnya.

Contoh Program If Pada Java

Penjelasan Program If Pada Java

Dibawah ini adalah format dari penulisan fungsi if :

if (kondisi) {
  //program yang akan dijalankan
}

Berikut contoh program if sederhana :

int nilai = 100;
if (nilai == 100) {
  System.out.println("Program Dijalankan");
}

Jika program di atas dijalankan maka akan menghasilkan tulisan Program Dijalankan. Bisa kamu lihat terdapat pengkondisian yang berada di dalam tanda kurung jika variabel nilai bernilai 100 maka jalankan program di dalam fungsi if jika tidak maka lewatkan. Mungkin ada yang bertanya kenapa pengkodisian program menggunakan dua tanda sama dengan (==). Yang masih bingung silahkan baca artikel saya tentang Mengenal Operator Pembanding Java

Lalu ? bagaimana jika terdapat 2 program dengan kondisi yang berbeda ?
Lihat contoh program berikut ini :

int nilai = 100;
if (nilai == 100) {
  System.out.println("One Hundred");
} else if (nilai == 200) {
  System.out.println("Two Hundred");
}

Dari program di atas terdapat dua pengkondisian dengan menggunakan tambahan kata else. Jika di ubah ke bahasa manusia kurang lebih seperti ini “Jika nilai bernilai 100 maka keluarkan tulisan One Hundred atau jika nilai bernilai 200 maka keluarkan tulisan Two Hundred”. Perhatikan pada huruf bercetak tebal, jika diartikan ke dalam bahasa manusia maka if = Jika dan else if = atau Jika. Jadi jika kamu ingin menambah kondisi lagi tinggal memasukan program else if = atau Jika.

Namun bagaimana jika program saya tulis seperti ini :

int nilai1 = 100;
int nilai2 = 200;

//if pertama
if (nilai == 100 && nilai2 == 200) {
  System.out.println("Seratus");
}

//if kedua
if (nilai1 == 200 || nilai2 == 200) {
  System.out.println("Duaratus");
} else if (nilai1 == 100) {
  System.out.println("Seratus");
}

Kira-kira mana saja yang akan di eksekusi ? Program di atas adalah dua kelompok if yang berbeda dimana if pertama hanya memiliki satu kondisi sedangkan if kedua memiliki dua kondisi. Dalam dunia pemrograman, dua kelompok if diatas akan dianggap 2 kesatuan yang berbedaBiarpun seluruh kondisi if diatas adalah benar namun yang di eksekusi hanya dua if saja sehingga tulisan yang akan keluar adalah Seratus dan Duaratus sedangkan fungsi else if pada fungsi if kedua tidak akan di eksekusi karena kondisi if di atasnya telah dianggap benar.

Pasti ada yang bertanya bagaimana jika semua kondisi if salah atau bernilai false ? Bukankah semua tidak akan di eksekusi ? Ya benar! Untuk itu java telah mengantisipasi hal tersebut dengan menggunakan tambahan fungsi else yang berdiri sendiri tanpa kondisi apapun. Lihat program berikut :

int nilai1 = 100;
int nilai2 = 200;
if (nilai1 == 200 && nilai2 == 200) {
  System.out.println("One Hundred");
} else if (nilai1 == 200) {
  System.out.println("Two Hundred");
} else {
  System.out.println("All Condition Wrong!");
}

Coba jalankan, maka akan terlihat tulisan All Condition Wrong!. Kenapa demikian ? karena semua kondisi if bernilai salah. Untuk memahami fungsi if lebih dalam kamu harus mengingat tentang Operator Logika dalam JavaDemikian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat 🙂

Ayo! Segera daftarkan email kamu untuk berlangganan!

Leave a comment