Review Plugin Transposh Wordpress

Review Plugin Transposh WordPress – Sudah beberapa hari ini saya tidak membuat artikel di website icaksama.com, karena saat ini saya sedang membangun sebuah Forum Programmer Indonesia untuk tempat diskusi yang nyaman tentang segala bahasa pemrograman. Dan kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang salah satu plugin wordpress yaitu Transposh yang menurut saya sangat bagus untuk translator website. Namun, kita perlu berhati-hati dalam memakai Transposh karena plugin ini adalah salah satu hal yang membuat saya tidak memiliki waktu untuk membuat artikel. Pembuatan artikel ini tidak bertujuan untuk menjelek jelekan ataupun untuk tujuan yang tidak baik tapi sekedar berbagai pengalaman.

icaksama review transposh

Transposh adalah plugin translator yang mampu mentraslate bahasa sesuai lokasi IP pengunjung secara otomatis. Plugin ini memiliki keistimewaan dari plugin translator yang lain, karena plugin ini tersedia dengan 92 bahasa. Transposh menggunakan sistem cache website kita dalam menyimpan hasil traslate. Transposh terintegrasi dengan Google XML Sitemap jadi sangat cocok digunakan untuk SEO. Dengan plugin transposh kita bisa mendapatkan pengunjung dari berbagai negara dengan mudah. Terbukti, website icaksama.com mampu mendapatkan pengunjung secara drastis dalam satu hari dari 100 pengunjung menjadi 200 lebih hanya dengan 30 artikel.

Namun ada yang aneh setelah beberapa hari saya menggunakan plugin ini. Kejadian aneh bukan terjadi pada website namun pada Google Webmaster dimana banyak URL yang tidak terdeteksi dengan kesalahan 404. Setelah saya cari permasalahannya ternyata Googlebot (Nama Perayap Google) banyak mendeteksi URL yang tidak ada dalam website atau yang tidak pernah saya buat. Entah dari mana URL yang didapat Googlebot berasal, namun karena hal tersebut, dalam Google Webmaster terdapat kesalahan perayapan yang terus bertambah jumlahnya setiap hari.

Waktu itu di website icaksama.com hanya memiliki sekitar 30 artikel yang di translate ke dalam 92 bahasa namun  kesalahan perayapan pada hari pertama mencapai sekitar 50 kesalahan dengan kode 404. Oke! kesalahan perayapan hari pertama bisa saya hapus satu persatu begitu pula dengan kesalahan hari kedua dan seterusnya dengan kesalahan URL yang terus bertambah setiap harinya. Namun, pada hari ke 15 terdapat sekitar 200 lebih kesalahan dari  sekitar 40 artikel, dan saya sudah mulai bosan harus menghapus satu persatu URL tersebut.

Pada tahap ini, akhirnya saya mencoba untuk mencari solusi menangani hal tersebut. Dan saya menemukan hal yang sangat mengejutkan dimana dalam artikel yang saya baca terdapat pernyataan dari google bahwa google menyimpan hasil perayapan yang tersimpan di dalam cache website kita hanya selama 15 hari. Dan transposh menggunakan cache website untuk menyimpan hasil translator sehingga ini bertentangan dengan pernyataan google diatas. Selain itu juga terdapat dulpikat kontent dengan jumah 92 bahasa dan ini akan membuat google menganggap website kita adalah SPAM! dan akan beresiko dilempar dari index google. Wow! Seketika saya langsung menghapus plugin Transposh tanpa berpikir panjang.

Tahukah kamu apa yang terjadi keesokan harinya ? Apakah masalah ini selesai ? Tidak! Justru saya tambah frustasi! Karena dalam perayapan googlebot terdapat sekitar 7000 kesalahan URL dengan kode 404 dan kode-kode lainya. Kesalahan ini terpaksa harus saya hapus yang tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Saya beranggapan penghapusan URL ini akan menyelesaikan semua masalah ini. Ternyata tidak! Sampai sekarang tanggal 6 April 2015, dalam google webmaster terdapat kesalahan sebanyak 14.093 (EMPAT BELAS RIBU SEMBILAN PULIH TIGA KESALAHAN URL!). Saya yakin kalian tau apa yang saya rasakan 🙁

Saya terus mencoba dengan berbagai cara seperti setting file .htaccses ataupun robot.txt. Namun hal tersebut sudah malas saya lakukan karena membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan sampai akhirnya saya menemukan satu solusi yang mudah yaitu dengan cara menginstal plugin 404 to start agar seluruh URL yang tidak ditemukan di lempar ke URL homepage. Saya berharap, semoga besok sudah tidak ditemukan kesalahan satupun. aamiin 🙂

Demikian artikel kali ini, semoga pengalaman saya menjadi pengalaman buat kalian semua. 🙂
Hari ini saya harus berkerja keras menghapus URL ini satu persatu 🙁

Salam Programmer Jawa!

icaksama

Ayo! Segera daftarkan email kamu untuk berlangganan!

Leave a comment