Membuat Splashscreen Video di Android

Kali ini saya akan menunjukan bagaimana cara membuat splashscreen video di android. Pada artikel sebelumnya tentang Membuat Splashscreen di Android dengan 2 Carakita telah membahasnya dengan 2 teknik yang berbada. Splashscreen yang akan kita buat tidak seperti splashscreen pada umumnya. Splashscreen kali ini akan kita buat dengan menggunakan video jadi akan terlihat lebih menarik dibandingkan membuat splashscreen di android di artikel sebelumnya. Jangan khawatir, programnya tidak terlalu susah kok. Yah paling sekitar 1433 baris program. Eh maaf maksudnya cuma sekitar 20 baris program haha. Ga usah spaneng gitu ah. Sante sante :p
Tutorial ini saya buat sebenarnya karena permintaan dari teman saya nan jauh disana yang kebetulan mampir di website icaksama.com. Jadi jangan sungkan untuk request tutorial yaaa.

Membuat Splahscreen Video di Android

Sebelum kita mulai tutorialnya, silakan kamu siapkan dulu video yang akan kamu jadikan sebagai splashscren nanti. Buat ukuran video dengan ukuran potrait atau landscape. Biasanya si sekitar 480 x 800 pixel. Jika tidak punya bisa kamu download di link berikut :

  1. Video Potrait
  2. Video Lanscpae

Membuat Splashscreen Video di Android

Nah sekarang kita mulai ke sesi programnya. Ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Buat New Project
  2. Masukan video ke dalam folder res/raw/ (jika tidak ada folder raw bisa dibuat sendiri)
  3. Saya asumsikan terdapat file activity_main.xml dan MainActivity.java secara otomatis
  4. Dan ingat nama package dari aplikasi yang kamu buat (ex. com.icaksama.splashscreenvideo)
  5. Ingat ! Aplikasi tidak bisa dijalankan di emulator vitual box jadi langsung jalankan di Smartphone ya

Setelah semua langkah di atas beres, sekarang saatnya masukan program di bawah ini sesuai nama filenya.

  1. activity_main.xml
    Pada activity_main.xml sebenarnya kita hanya menambahkan komponen VideoView saja untuk menampilkan video yang akan kita jadikan splahscreen. Jadi tidak ada yang begitu istimewa sii :
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
  android:layout_width="fill_parent"
  android:layout_height="fill_parent" >
<VideoView
  android:id="@+id/videoView1"
  android:layout_width="fill_parent"
  android:layout_height="fill_parent"
  android:layout_alignParentBottom="true"
  android:layout_alignParentLeft="true"
  android:layout_alignParentRight="true"
  android:layout_alignParentTop="true" >
</VideoView>

</RelativeLayout>
  1. MainActivity.java
    Nah pada bagian ini kita memanfaatkan kelas MediaPlayer untuk menjalankan videonya. Sedangkan pada bagian variable path digunakan untuk menampung alamat directori videonya. Karena video berada di folder res makanya tidak menuju ke http:// melainkan ke android.resource://. Wah berarti bisa di gunakan untuk steraming online dong ? Yaps tepat!, Namun ada beberapa program tambahan lagi si. Nanti deh di tutorial selanjutnya yaaa 🙂 Di dalam program kita memanggil method setOnCompletionListener, ini fungsinya untuk mendeteksi jika video telah habis durasinya. Eh iya ada bagian komentar program yang harus kamu isi jadi jangan dilewatkan.
MediaPlayer mediaPlayer;
@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);
  setContentView(R.layout.activity_main);
  getWindow().setFormat(PixelFormat.UNKNOWN);
  VideoView videoView = (VideoView) findViewById(R.id.videoView1);
  //sesuaikan nama package dengan aplikasi kamu
  String path = "android.resource://com.icaksama.splashscreenvideo/" + R.raw.atoompotrait;
  Uri uri = Uri.parse(path);
  videoView.setVideoURI(uri);
  videoView.requestFocus();
  videoView.start();
  videoView.setOnCompletionListener(new OnCompletionListener() {
    @Override
    public void onCompletion(MediaPlayer arg0) {
      //program untuk berpindah ke activity lain
      //Contoh : startActivity(new Intent(getBaseContext(), OtherActivity.class));
      finish();
    }
  });
}
  1. AndroidManifest.xml
    Nah pada bagian ini juga tidak terlalu penting namun ini yang menentukan apakah splashscreen akan di buat potrait atau landscape. Programnya bisa kamu lihat pada bagian android:screenOrientation=”portrait”.
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
  package="com.icaksama.splashscreenvideo"
  android:versionCode="1"
  android:versionName="1.0" ><uses-sdk
  android:minSdkVersion="8"
  android:targetSdkVersion="17" />
  <application
    android:allowBackup="true"
    android:icon="@drawable/ic_launcher"
    android:label="@string/app_name"
    android:theme="@style/AppTheme" >
    <activity
      android:name="com.icaksama.splashscreenvideo.MainActivity"
      android:screenOrientation="portrait"
      android:theme="@android:style/Theme.Black.NoTitleBar.Fullscreen"
      android:label="@string/app_name" >
      <intent-filter>
        <action android:name="android.intent.action.MAIN" />
        
        <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
      </intent-filter>
    </activity>
  </application>

</manifest>

Bagaimana ? Mudah bukan ? Jika kamu membutuhkan projeknya bisa kamu download DISINIDemikian tutorial kali ini. Akan ada tutorial yang lebih menarik lainnya, jadi tetap ikuti icaksama.com dan jadilan yang pertamax mencoba. Salam programmer !

Ayo! Segera daftarkan email kamu untuk berlangganan!

Leave a comment