Emulator Android Terbaik dan Super Cepat

Emulator android adalah hal yang paling menyebalkan bagi developer android karena proses running aplikasi android yang terlalu lambat sehingga memperlambat pula kerja kita dalam membuat aplikasi. Banyak emulator android yang tersedia bagi para programmer android seperti emulator bawaan dari android ataupun dari pihak ketiga. Namun kita sebagai programmer android haruslah memilih emulator android mana yang paling cepat dan ringan bukan ? Saya telah mencoba berbagai emulator android hingga saya menemukan emulator yang menurut saya paling cepat dan ringan. Teknik ini hampir tidak ada di artikel tutorial indonesia sehingga saya akan membagi teknik ini buat kalian semua. Teknik ini saya beri nama Emulator AndroVM.

Kali ini saya akan menunjukan bagaimana membuat emulator Android terbaik dan super cepat. Berbeda dengan emulator bawaan android atau Android Studio ataupun aplikasi pihak ketiga seperti GenyMotion dan Bluestack yang proses runing aplikasinya menurut saya masih sangat lama. Emulator ini cukup sekitar 5 detik dalam proses running aplikasi ataupun lounching emulator. Bagi kamu seorang programmer android, saya sarankan menggunakan emulator ini. Sebelum melangkah ke tutorial silahkan kamu download dulu bahan-bahannya.

Download Virtual Box
Download Virtual OS android(AndroVM)

Emulator ini memanfaatkan Virtual Box yaitu sebuah aplikasi yang mengijinkan kita untuk membuat virtual sistem operasi seperti windows, linux dan android. Dan disini, virtual box saya manfaatkan untuk membuat virtual sistem operasi android yang akan kita gunakan sebagai emulator. Untuk virtual OS android sudah saya buat tinggal download melalui link diatas.  Langsung saja ikuti langkah-langkahnya.

1. Install Virtual Box
Saya kira untuk install aplikasi virtual box tidak perlu saya jelaskan.

2. Import AndroVM
Klik dua kali file OS AndroVM yang sudah kamu download lalu klik Import. Virtual box akan terbuka dan terlihat seperti ini.

1

3. Seting Emulator
Dari gambar diatas pilih Setting -> Network -> Adapter 1 -> ganti Attached to ke Host Only Adapter -> OK.

3
4. Jalankan Emulator
Klik Start -> Klik OK pada setiap dialog yang muncul dan tunggu sampai proses selesai.

2

Selesai! Sekarang coba kamu hitung seberapa lama proses opening emulator ? Cepat bukan!. Banyak programmer android yang belum menggunakan emulator ini dan saya harap kamu mau menyebarkan teknik ini ke teman-teman kalian dan jadilah yang terpintar diantara temanmu 🙂
Pelajari juga Cara Mengkonfigurasi AndroVM dengan Eclipse!

Ayo! Segera daftarkan email kamu untuk berlangganan!

Comments (6)

Gan ane ada pertanyaan. Apa emulator ini bisa di hubungkan dengan android studio ?

bisa, karena pengkoneksiannya bukan berdasarkan editor seperti eclipse atau android studio tapi berdasarkan adb dari sdk android.

Kira kira seberapa cepat gan ?
apa beneran lebih cepat dan lebih ringan dari genymotion dan bluestack ?

yaps lebih cepat dan ringan.
lihat aja tutorial videonya biar percaya. tutorial video pas buka emulator dan run aplikasi tidak saya edit sedikitpun

Dimana gan videonya? ane penasaran pengen liat.

gan,, mau tanya kok di androvm saya ip managementnya gak ada ?

mohon solusinya

Leave a comment